Polling

Model belajar apa yang paling menyenangkan ?

Mendengar ceramah
Forum Diskusi
Multimedia




Result



Mamur Setianama


Eko Puji S, S.Pd
Learning Center testimonial forum diskusi galeri sekolah

Baca Juga


Sabtu,29/November/2011 WIB

Penggunaan Multimedia Pembelajaran Interaktif

Kemajuan di bidang pengetahuan dan teknologi telah membawa pengaruh besar di bidang pendidikan. Pembaharuan di bidang pendidikan membawa pengaruh sikap, perilaku nilai-nilai pada individu dan masyarakat. Untuk mencapai kemajuan di bidang pendidikan diperlukan strategi yang tepat dengan memperhatikan komponen-komponen yang mendukung seperti materi, metode, media, sarana dan prasarana, serta evaluasi. Guru harus dapat meningkatkan pembelajaran menuju tercapainya hasil belajar yang optimal. Salah satu komponen yang mendukung dalam pembelajaran adalah pemilihan metode maupun media pembelajaran yang tepat. Pemilihan metode maupun media yang tepat dalam hal ini tidak hanya terkini dan inovatif tetapi yang terpenting adalah keefektifitasannya pada suatu mata pelajaran. Oleh karena itu seorang guru harus menggunakan metode maupun media yang tepat sehingga dapat mendukung proses pembelajaran.

Pada umumnya pembelajaran di kelas masih bersifat satu arah menggunakan metode ceramah dimana guru menjadi subyek utama dalam proses pembelajaran sehingga siswa kurang aktif berpartisipasi di dalamnya dan selalu bergantung kepada guru. Bagi sebagian siswa metode ceramah di dalam kelas yang digunakan terus menerus dirasa menjemukan atau membosankan dikarenakan monoton dan kurang interaktif. Dengan metode ceramah siswa juga sulit memahami konsep-konsep abstrak yang membutuhkan daya imajinasi seperti pembelajaran Geografi dengan pokok bahasan Hidrosfer. Pada pokok bahasan Hidrosfer terdapat konsep-konsep abstrak contohnya materi siklus hidrologi yang membahas proses-proses alam seperti Evaporasi, Kondensasi, Infiltrasi, dan lain-lain. Materi tersebut sulit dipahami siswa hanya dengan membaca buku atau mendengarkan penjelasan guru. Objek-objek alam yang konkret juga sulit dihadirkan di dalam kelas, misalnya struktur lapisan tanah dan jenis-jenis perairan (Sungai, Danau, Rawa). Pokok bahasan Hidrosfer juga memiliki materi yang banyak dan dibutuhkan beberapa kali tatap muka dalam proses pembelajaran sehingga kurang efisien dalam waktu.

Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut diperlukan media pembelajaran interaktif dimana media pembelajaran tersebut memanfaatkan sarana dan prasarana sekolah seperti komputer dan LCD proyektor yang dapat memvisualisasikan proses-proses alam maupun objek-objek alam terlihat lebih konkret dan interaktif sehingga dapat membantu siswa dalam menumbuhkan imajinasi dan pemahaman yang baik, mengurangi ketergantungan siswa pada guru serta waktu proses pembelajaran dapat dipersingkat.

Belajar dengan menggunakan indera ganda (pandangan dan dengar) akan memberikan keuntungan bagi siswa. Siswa akan belajar lebih banyak daripada jika materi pelajaran disajikan hanya dengan stimulus pandang atau hanya dengan stimulus dengar. Perbandingan pemerolehan hasil belajar melalui indera pandang dan indera dengar sangat menonjol. Kurang lebihnya 90% hasil belajar seseorang diperoleh melalui indera pandang, dan hanya sekitar 5% diperoleh melalui indera dengar dan 5% lagi dengan indera lainnya (Baugh dalam Achsin, 1986). Sementara itu, Dale (1969) memeperkirakan bahwa pemerolehan hasil belajar melalui indera pandang berkisat 75%, melalui indera dengar sekitar 13 %, dan melalui indera lainnya sekitar 12%. (Arsyad, 2002: 9-10)

Peran guru sangat besar untuk memilih dan menggunakan media pembelajaran yang tepat bagi siswa bukan hanya media pembelajaran berbasis konvensional. Arsyad (2002: 2) mengatakan disamping mampu menggunakan alat-alat yang tersedia, guru juga dituntut untuk dapat mengembangkan ketrampilan membuat media pembelajaran yang akan digunakannya apabila media tersebut belum tersedia.

 


Dikirim Oleh : Fitri Ayuning Tyas, S. Kom
 
Baca Juga :
  • Penggunaan Multimedia Pembelajaran Interaktif (Sabtu,29/November/2011)
  • Makanan Sehat Yang Jarang Kita Makan (Rabu,2/Juli/2010)


  • 0 Komentar Untuk Artikel Ini

    Berikan Komentar Untuk Artikel Ini:
    name *

    comment *

    answer 9 + 8 =